Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.


Cara Cek Kesehatan Mental yang Mudah Dilakukan di Rumah

Apakah Anda pernah merasa cemas, stress, atau bahkan depresi? Jika ya, Anda tidak sendirian. Kesehatan mental menjadi salah satu perhatian yang semakin meningkat di tengah arus kehidupan yang sibuk dan tuntutan yang tinggi. Tetapi bagaimana cara kita mengecek dan mengelola kesehatan mental kita? Tidak perlu khawatir, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mengecek kesehatan mental Anda.

Satu cara yang mudah adalah melihat perubahan sikap dan emosi kita sehari-hari. Dr. John Mayer, seorang psikolog klinis, mengatakan, “Perhatikan perubahan perilaku dan emosi Anda. Jika perubahan ini menyebabkan tekanan dan mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, itu bisa menjadi tanda kesehatan mental yang perlu diperhatikan.”

Selain itu, Observatorium Kesehatan Mental Nasional menjelaskan bahwa kita dapat menganalisis perasaan yang muncul dalam pikiran kita. Apakah Anda sering merasa tertekan atau mengalami penurunan minat dan rasa senang dalam melakukan aktivitas yang biasanya Anda nikmati? Ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan mental. Dalam situasi seperti ini, menulis jurnal bisa membantu Anda melacak dan memahami perasaan Anda.

Jurnal pribadi juga dapat membantu Anda mengenali pola pikir dan pikiran yang negatif. Ketika Anda menulis tentang perasaan negatif atau pikiran yang sering mengganggu, Anda dapat memahami pola pikir yang mungkin perlu diubah. Dr. Leslie Becker-Phelps, seorang psikolog, mengatakan, “Menulis jurnal adalah salah satu cara yang efektif untuk melihat dan berurusan dengan pikiran yang mungkin mempengaruhi kesehatan mental Anda.”

Selain itu, cara lain yang mudah dilakukan di rumah adalah mengadakan percakapan dengan orang-orang terdekat. Kutipan dari Dr. Susan Krauss Whitbourne, seorang psikolog dan penulis, mengungkapkan pentingnya percakapan ini, “Berbicaralah dengan orang-orang terdekat Anda. Bicarakan perasaan Anda dan bagikan apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga kesehatan mental Anda.”

Namun, jika merasa perlu, konsultasikan kesehatan mental Anda dengan ahli. Psikolog atau psikiater dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kesehatan mental Anda dan memberikan langkah-langkah pengelolaan yang tepat. Dr. Elizabeth Hoge, seorang ahli psikiatri dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, menjelaskan, “Jika perlu, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Mereka dilatih untuk membantu Anda dan menawarkan solusi yang efektif.”

Dalam kesimpulannya, menjaga kesehatan mental itu penting. Melakukan cek kesehatan mental di rumah tidaklah sulit. Perhatikan perubahan sikap dan emosi Anda, analisis perasaan dalam pikiran Anda, tulis jurnal, dan berbicaralah dengan orang-orang terdekat Anda. Jika perlu, konsultasikan dengan ahli kesehatan mental. Dengan melakukan hal-hal ini, Anda akan lebih mampu mengelola dan merawat kesehatan mental Anda.

Refrensi:
1. Mayer, J. (2019). How to Check Your Mental Health in 5 Easy Ways. Psychology Today. Retrieved from [insert link]
2. Observatorium Kesehatan Mental Nasional. (2021). Mengevaluasi Kesehatan Mental Anda. Retrieved from [insert link]
3. Becker-Phelps, L. (2017). Self-Help Strategies. Psychology Today. Retrieved from [insert link]
4. Whitbourne, S. K. (2017). The Value of Talking to Family and Friends About Your Mental Health. Psychology Today. Retrieved from [insert link]
5. Hoge, E. (2020). The Anxiety and Depression Association of America. Retrieved from [insert link]

Categorized Tag Cloud

Tags

Dampak Togel Bagi Bagi Kesehatan mental