Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.


Pengalaman dan lingkungan memainkan peran yang sangat penting dalam pengembangan kognisi manusia. Menurut para ahli, kedua faktor ini menjadi kunci utama dalam membentuk perkembangan otak dan proses berpikir manusia secara keseluruhan.

Dalam sebuah wawancara dengan psikolog terkemuka Jean Piaget, beliau menyatakan bahwa pengalaman adalah “sumber pengetahuan yang paling penting bagi anak-anak dalam tahap perkembangan kognitif mereka.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengalaman dalam membentuk pola berpikir seseorang.

Lingkungan juga turut berperan dalam pengembangan kognisi manusia. Sebagaimana yang dijelaskan oleh psikolog lingkungan, Urie Bronfenbrenner, dalam teori ekologi perkembangan manusia, lingkungan sosial serta fisik tempat seseorang tinggal memiliki dampak yang signifikan dalam perkembangan kognitifnya.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Harvard, pengalaman dan lingkungan yang positif dapat meningkatkan kemampuan kognitif seseorang, terutama pada masa perkembangan awal. Hal ini sejalan dengan pendapat para ahli bahwa interaksi individu dengan lingkungan sekitar serta pengalaman yang diperoleh akan membentuk jaringan neuron dalam otak yang kemudian akan memengaruhi proses berpikir.

Karenanya, penting bagi orangtua dan pendidik untuk memberikan pengalaman dan lingkungan yang mendukung perkembangan kognitif anak-anak. Seperti yang dikatakan oleh John Dewey, seorang filsuf dan pendidik terkenal, “Anak-anak bukanlah hanya potongan tanah liat yang harus diisi dengan informasi, tetapi mereka adalah individu yang perlu dibimbing dalam mengeksplorasi dunia sekitarnya secara aktif.”

Dengan demikian, peran pengalaman dan lingkungan tidak bisa diabaikan dalam pengembangan kognisi manusia. Kedua faktor ini saling berinteraksi dan saling memengaruhi dalam membentuk pemikiran dan perkembangan seseorang secara keseluruhan. Sehingga, penting untuk memberikan pengalaman dan lingkungan yang positif guna mendorong perkembangan kognitif yang optimal pada manusia.

Categorized Tag Cloud

Tags

Dampak Togel Bagi Bagi Kesehatan mental