Assertiveness Dalam Hubungan Bersama Pasangan yang Memiliki Kepribadian Berbeda

Saat menjalin hubungan dengan pasangan, seringkali kita harus menghadapi perbedaan kepribadian. Hal ini bisa menjadi tantangan besar, terutama ketika dua orang memiliki cara berpikir dan berperilaku yang berbeda. Dalam menghadapi perbedaan ini, penting untuk memiliki sikap yang tegas dan percaya diri, atau yang biasa dikenal dengan istilah assertiveness.

Assertiveness sebenarnya bukanlah hal yang mudah, terutama ketika berhadapan dengan pasangan yang memiliki kepribadian berbeda. Namun, penting untuk mengingat bahwa assertiveness merupakan kunci untuk menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis. Menurut Jane Bolton, seorang terapis pernikahan dan keluarga, “Assertiveness adalah kemampuan untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan kebutuhan secara jelas dan jujur, tanpa melanggar hak orang lain”.

Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa assertiveness bukanlah hal yang sama dengan agresivitas. Agresivitas cenderung melibatkan intimidasi dan tidak menghargai perasaan orang lain, sedangkan assertiveness melibatkan komunikasi yang jujur dan menghargai kebutuhan masing-masing individu dalam hubungan. Sebagai contoh, dalam menghadapi perbedaan kepribadian, seorang pasangan yang assertive akan mampu menyampaikan pendapatnya dengan tegas namun tetap menghargai pandangan pasangan.

Ketika berkomunikasi dengan pasangan yang memiliki kepribadian berbeda, penting untuk menggunakan gaya komunikasi yang assertive. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyampaikan pendapat secara jelas dan lugas, tanpa menyakiti perasaan pasangan. Menurut guru besar psikologi dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, “Komunikasi yang assertive mampu menciptakan hubungan yang sehat karena mampu memperjelas kebutuhan dan harapan masing-masing individu dalam hubungan”.

Namun, dalam menghadapi perbedaan kepribadian, assertiveness juga harus diimbangi dengan empati. Hal ini penting agar pasangan merasa didengarkan dan dipahami, sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih besar. Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa setiap individu memiliki hak untuk memiliki pendapat dan kebutuhan masing-masing, sehingga assertiveness juga berarti menghargai hak-hak tersebut.

Dalam menghadapi perbedaan kepribadian, assertiveness memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Dengan menggunakan komunikasi yang jujur, tegas, dan empatik, pasangan dapat menciptakan hubungan yang kuat meskipun memiliki kepribadian yang berbeda. Sehingga, dalam menghadapi perbedaan kepribadian, penting untuk mengasah kemampuan assertiveness agar hubungan dapat tetap bahagia dan harmonis.

Categorized Tag Cloud

Tags

Dampak Togel Bagi Bagi Kesehatan mental