Asertivitas dalam keluarga sangat penting untuk menciptakan hubungan yang sehat antara anggota keluarga. Saat kita berbicara tentang asertivitas, kita sebenarnya sedang membicarakan tentang kemampuan untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan kebutuhan kita dengan jelas dan tegas tanpa melanggar hak-hak orang lain. Dalam konteks keluarga, asertivitas dapat membantu anggota keluarga untuk mengatasi perselisihan dengan cara yang sehat dan membangun ikatan yang lebih kuat.

Salah satu cara mengatasi perselisihan di dalam keluarga dengan menggunakan asertivitas adalah dengan melatih diri untuk aktif mendengar. Menjadi pendengar yang baik dapat membantu kita untuk memahami perspektif anggota keluarga lainnya dan mencari solusi yang baik untuk permasalahan yang timbul. Dr. Stephen R. Covey, penulis buku “The 7 Habits of Highly Effective People”, menyatakan bahwa “sebagian besar orang mendengarkan dengan maksud untuk menjawab, bukan dengan maksud untuk memahami. Mereka mendengarkan dengan memikirkan apa yang akan mereka katakan berikutnya.”

Selain itu, membiasakan diri untuk menggunakan bahasa tubuh yang mendukung asertivitas juga dapat membantu dalam mengatasi perselisihan di dalam keluarga. Ekspresi wajah yang ramah, kontak mata yang menunjukkan ketulusan, dan sikap tubuh yang terbuka dapat membantu anggota keluarga lainnya merasa didengar dan dihargai. Menurut Deborah Tannen, seorang ahli linguistik, “tubuh memberitahu lebih banyak daripada kata-kata. Mentalitas, naluri, dan reaksi seseorang terhadap situasi, tidak jarang, lebih mudah dikenali dalam bahasa tubuh.”

Selain itu, membangun ikatan yang lebih kuat di dalam keluarga juga memerlukan tingkat asertivitas yang tinggi. Dengan menggunakan asertivitas, anggota keluarga dapat lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan dan kebutuhan mereka, sehingga ikatan antara anggota keluarga akan semakin kuat. Dr. BrenĂ© Brown, seorang peneliti yang ahli dalam bidang kerentanan, ketahanan, dan keberanian, menyatakan bahwa “Saat kita membiarkan diri kita sendiri untuk menjadi rentan di depan orang lain dan mereka tetap menerima kita, maka ikatan di antara kita akan semakin kuat.”

Dengan mengimplementasikan asertivitas di dalam keluarga, kita dapat mengatasi perselisihan dengan cara yang sehat dan membangun ikatan yang lebih kuat. Dukunglah setiap anggota keluarga untuk melatih kemampuan asertivitas mereka, karena dengan demikian, keluarga kita akan menjadi tempat yang penuh kasih, pengertian, dan dukungan. Sehingga, dalam saat-saat sulitpun, kita dapat tetap solid bersama.

Selamat membangun keluarga yang asertif dan harmonis!

Categorized Tag Cloud

Tags

Dampak Togel Bagi Bagi Kesehatan mental